Macam – Macam Kromosom

7 min read

Kromosom adalah

Pengertian Kromosom

Kromosom adalah kromatin yang merapat, memendek dan membesar pada waktu terjadi proses pembelahan dalam inti sel (nucleus), sehingga bagian-bagiannya dapat terlihat dengan jelas di bawah mikroskop biasa.

Kromosom berasal dari kata chroma = berwarna, dan soma = badan. Terdapat di dalam plasma nucleus, berupa benda-benda berbentuk lurus seperti batang atau bengkok, dan terdiri dari bahan yang mudah mengikat zat warna.

Istilah kromosom pertama kali diperkenalkan oleh W. Echinodermata Waldeyer pada tahun 1888,  walaupun Flemming (1879) telah melihat pembelahan kromosom di dalam inti sel.

Ahli yang mula-mula menduga bahwa benda-benda tersebut terlibat dalam mekanisme keturunan ialah Roux (1887) melaporkan bahwa banyaknya benda itu di dalam nucleus dari mahkluk yang berbeda adalah berlainan, dan jumlahnya tetap selama hidupnya.

Morgan (1993), menemukan fungsi kromosom dalam pemindahan sifat- sifat genetik. Beberapa ahli lainnya seperti Heitz (1935), Kuwanda (1939), Gritter (1940) dan Kauffmann (1948), kemudian menyusul memberi keterangan lebih banyak tentang morfologi kromosom.

Bagian – Bagian Kromosom

Kromosom terdiri dari beberapa bagian yaitu kromatid, kromomer, sentromer atau kinetokor, satelit, dan telomer.

  • Kromatid

Salah satu dari dua lengan hasil replikasi kromosom. Kromatid masih melekat satu sama lain pada bagian sentromer. Istilah lain untuk kromatid adalah kromonema.

Kromonema merupakan filamen yang sangat tipis yang terlihat selama tahap profase (dan kadang-kadang pada tahap interfase).

Kromonema sebenarnya merupakan istilah untuk tahap awal pemintalan kromatid. Fungsi Tubuh Mollusca Jadi, kromonema dan kromatid merupakan dua istilah untuk struktur yang sama.

  • Kromomer

Pilinan benang tebal dari pilinan kromonema. Kromomer ini merupakan struktur berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi dari materi kromatin yang terkadang terlihat saat interfase.

Kromomer sangat jelas terlihat pada kromosom politen (kromosom dengan DNA yang telah direplikasi berulang kali tanpa adanya pemisahan dan terletak berdampingan sehingga bentuk kromosom seperti kawat)

  • Sentromer

Daerah konstriksi (lekukan primer) di sekitar pertengahan kromosom. Pada sentromer terdapat kinetokor. Kinetokor adalah bagian kromosom yang yang merupakan tempat perlekatan benang spindel selama pembelahan inti dan merupakan tempat melekatnya kromosom.

  • Lekukan Kedua

Berada di sepanjang lengan dan berhubungan nucleolus. Oleh karena itu disebut dengan NOR (Nucleolar Organizing Regions).

  • Satelit

Berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid. Satelit terbentuk karena adanya kontriksi sekunder di daerah tersebut. Tidak semua satelit dapat ditemukan pada kromosom pada tahap metafase dari semua spesies eukariot.

  • Telomer

Urutan-urutan berulang yang khas di ujung kromosom atau pada daerah terujung pada kromosom.

Telomer berfungsi untuk menjaga stabilitas bagian terujung kromosom agar DNA di daerah tersebut tidak terurai untuk menghindari daerah aberasi kromosom semacam translokasi (Brown, 1989; Russel, 1992). Filum Arthropoda

Karena pentingnya telomer, sel yang telomer kromosomnya mengalami kerusakan umumnya segera mati.

Macam – Macam Kromosom

  • Kromosom Tubuh (Autosom)

Disebut kromosom biasa, yang berfungsi mengatur dan mengendalikan bentuk tubuh makhluk hidup. kromosom yang terdapat pada sel-sel tubuh (somatis) sehingga disebut juga kromosom tubuh (Susilowarno, 2007).

  • Kromosom Seks (gonosom)

Terdapat pada sel kelamin (gamet) sehingga disebut juga kromosom kelamin atau kromosom seks. Kromosom kelamin itulah yang membedakan organisme menjadi jantan atau laki-laki dan betina atau perempuan (Susilowarno, 2007).

Manusia memiliki 46 kromosom, tepatnya 23 kromosom homolog. Dari jumlah tersebut, 44 (atau 22 pasang) merupakan autosom (A) dan 2 (atau sepasang) merupakan gonosom.

Seorang perempuan memiliki 22 pasang autosom dan sepasang kromosom X sehingga rumus kromosomnya 22AAXX. Morfologi Tumbuhan Paku Seorang laki-laki memiliki 22 pasang autosom dan 1 kromosom X serta 1 kromosom Y sehingga rumus kromosomya 22AAXY (Susilowarno, 2007).

Bentuk Kromosom

Bentuk-bentuk kromosom berdasarkan letak sentromernya, sebagai berikut:

  • Telosentrik (Telo = ujung, sentries = sentromer)

Kromosom satu lengan dan sentromernya terletak di salah satu ujung dari lengan (Susilowarno, 2007).

  • Akrosentrik, (Akro = tidak sama, sentries = sentromer)

Kromosom yang mempunyai 2 lengan, dimana salah satu lengan sangat pendek dan yang lain panjang, sentromer berada di antara dua lengan yang tidak sama panjang (Susilowarno, 2007).

  • Submetasentrik, (Submeta = agak tengah, sentries = sentromer)

Kromosom yang mempunyai 2 lengan hampir sama panjangnya dan sentromer terletak di antara dua lengan yang tidak sama panjang (Susilowarno, 2007).

  • Metasentrik, (Meta = tengah, sentries = sentromer)

Kromosom yang mempunyai lengan yang sama panjang sehingga sentromer terletak ditengah (Susilowarno, 2007).

  • Bentuk kromosom pada Virus ada 2 macam:

  1. Linear : berbentuk batang
  2. Sirkuler      : berbentuk cincin

Ada jenis virus yang memiliki kromosom berbentuk linear namun, pada keadaan tertentu menjadi sirkuler (cincin), yaitu fag   .

Kelainan Kromosom

Penyimpangan kromosom gangguan dalam isi kromosom sel normal, dan merupakan penyebab utama kondisi genetik pada manusia, seperti sindrom Down.

Beberapa kelainan kromosom tidak menyebabkan penyakit pada operator, seperti translokasi, inversi kromosom atau, meskipun mereka dapat menyebabkan kesempatan yang lebih tinggi melahirkan anak dengan kelainan kromosom.

Jumlah abnormal kromosom atau set kromosom, aneuploidi, bisa mematikan atau menimbulkan gangguan genetik. Konseling genetik ditawarkan untuk keluarga yang mungkin membawa penataan ulang kromosom.

Keuntungan atau kerugian DNA dari kromosom dapat menyebabkan berbagai gangguan genetik. Contoh manusia termasuk:

  • Cri du chat, yang disebabkan oleh penghapusan bagian dari lengan pendek kromosom 5. “Cri du chat” berarti “teriakan kucing” dalam bahasa Prancis, dan kondisi itu dinamakan demikian karena membuat bayi yang terkena menangis bernada tinggi yang terdengar seperti kucing. Persenyawaan Mineral Individu yang terkena memiliki lebar set mata, kepala kecil dan rahang, dan moderat sangat terbelakang mental dan sangat pendek.
  • Wolf-Hirschhorn syndrome, yang disebabkan oleh penghapusan parsial dari lengan pendek kromosom 4. Hal ini ditandai dengan retardasi pertumbuhan berat dan berat untuk keterbelakangan mental yang mendalam.
  • Sindrom Down, biasanya disebabkan oleh tambahan salinan kromosom 21 (trisomi 21). Karakteristik meliputi tonus otot menurun, gempal membangun, tengkorak asimetris, mata miring dan ringan sampai sedang keterbelakangan mental.
  • Sindrom Edwards, yang merupakan kedua paling umum trisomi, sindrom Down adalah yang paling umum. Ini adalah trisomi kromosom 18. Gejala termasuk keterbelakangan mental dan motorik dan anomali kongenital menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Sembilan puluh persen mati pada masa bayi, namun, mereka yang hidup melewati ulang tahun pertama mereka biasanya cukup sehat setelahnya. Mereka memiliki karakteristik tangan mengepal dan jari tumpang tindih.
  • Sindrom Patau, juga disebut D-Sindrom atau trisomi-13. Gejala yang agak mirip dengan trisomi-18, tetapi mereka tidak memiliki bentuk tangan yang khas.
  • Idic15, singkatan untuk Isodicentric 15 pada kromosom 15, juga disebut nama berikut karena berbagai riset, tetapi mereka semua berarti sama; IDIC (15), dupliction Inverted 15, Marker ekstra, GKG Inv 15, parsial tetrasomy 15
  • Jacobsen sindrom, juga disebut gangguan penghapusan terminal 11q. Ini adalah gangguan yang sangat langka. Mereka yang terkena dampak memiliki kecerdasan normal atau retardasi mental ringan, dengan miskin keterampilan bahasa ekspresif. Kebanyakan memiliki kelainan perdarahan yang disebut sindrom Trousseau Paris.
  • Sindrom Klinefelter (XXY). Pria dengan sindrom Klinefelter biasanya steril, dan cenderung memiliki lengan yang lebih panjang dan kaki dan lebih tinggi dari rekan-rekan mereka. Anak laki-laki dengan sindrom sering pemalu dan pendiam, dan memiliki insiden yang lebih tinggi keterlambatan bicara dan disleksia. Selama pubertas, tanpa pengobatan testosteron, beberapa dari mereka dapat berkembang gynecomastia.
  • Sindrom Turner (X bukan XX atau XY). Dalam sindrom Turner, karakteristik seksual perempuan hadir tapi terbelakang. Orang dengan sindrom Turner sering memiliki perawakan pendek, garis rambut rendah, fitur mata normal dan perkembangan tulang dan “menyerah-dalam” penampilan untuk dada.
  • XYY sindrom. XYY anak laki-laki biasanya lebih tinggi dari saudara mereka. Seperti anak laki-laki XXY dan perempuan XXX, mereka agak lebih cenderung memiliki kesulitan belajar.
  • Triple-sindrom X (XXX). Gadis XXX cenderung tinggi dan kurus. Mereka memiliki insiden yang lebih tinggi disleksia.
  • Kecil penanda kromosom supernumerary. Ini berarti ada kromosom, ekstra yang abnormal. Fitur tergantung pada asal bahan genetik tambahan. Cat-eye syndrome dan sindrom kromosom 15 isodicentric (atau Idic15) keduanya disebabkan oleh kromosom penanda supernumerary, seperti Pallister-Killian sindrom.

Mutasi kromosom menghasilkan perubahan di seluruh kromosom (lebih dari satu gen) atau dalam jumlah kromosom ini.

  • Penghapusan – hilangnya bagian kromosom
  • Duplikasi – salinan tambahan dari bagian dari suatu kromosom
  • Pembalikan – membalikkan arah bagian dari kromosom
  • Translokasi – bagian dari kromosom terlepas dan menempel pada kromosom lain

Sebagian besar mutasi netral – memiliki sedikit efek atau tidak. Penyimpangan kromosom adalah perubahan dalam struktur kromosom. Ia memiliki peran besar dalam evolusi.

Jenis- Jenis Kromosom

Kromosom akan lebih mudah dapat dilihat apabila digunakan teknik  pewarnaan yang khusus selama nukleus membelah. Ini disebabkan karena padasaat itu kromosom mengadakan kontraksi sehingga menjadi lebih tebal, lagi puladapat mengisap zat warna lebih baik daripada kromosom yang terdapat di dalaminti istirahat.

Ukuran kromosom sangat bervariasi dari suatu spesies ke spesieslainnya. Panjangnya antara 12-50 mikron sedangkan diameternya antara 0,2-20 mikron. Ukuran berbagai kromosom yang terdapat dalam sebuah sel tidak  pernah sama.

Umumnya kromosom pada sel yang mempunyai jumlah sedikit, berukuran lebih besar dari pada kromosom sel dengan jumlah kromosom lebih banyak ukuran kromosom.. kromosom dapat dibagi berdasarkan berdasarkan tipenya, posisi sentromernya dan berdasarkan jumlah sentromernya.

  1. Jenis Kromosom Berdasarkan Tipenya

Kromosom oraganisme eukariotik umumnya dibedakan dalam duatipe yaitu autosom atau kromosom soma dan gonosom atau seks kromosom.

  • Autosom

Untuk memahami apa itu autosom kita lihat misalnya pada kromosom manusia. Pada manusia jumlah kromosom adalah 46 buah atau 23 pasang. Dari ke -46 buah kromosom itu 44 buah diantaranya merupakan autosom,sementara dua yang lain adalah gonosom.

Autosom merupakan kromosom yang tidak berkaitan dengan penentuan jenis kelamin. Contohnya pada spesies hewan adalah lalat buah Dorsophyla melanogaster yang mempunyai 8 buah kromosom, 6 buah diantaranya adalah autosom.

Autosom dijumpai pada semua individu baik pada organisme jantan maupun betina. Apabila gen-gen yang berperandalam keturunan terletak pada autosom, maka sistem pewarisannya disebut pewarisan autosomal, sedangkan apabila gen-gen terletak pada kromosom kelamin, maka sistem pewarisannya disebut pewarisan kromosom kelamin.

  • Gonosom atau Kromosom Kelamin (Sex Ehromosome)

Dua di antara 46 kromosom manusia merupakan kromosom yang berkaitan dengan penentuan jenis kelamin. Demikian pula pada Lalat buah (Drosophyla melanogaster).

Dua kromosom yang menentukan jenis kelamdin itulah yang disebut dengan gonosom atau seks kromosom. Pada individu betina seks kromosom berupa sepasang dan berbentuk batang serta disimbolkan dengan huruf X (kromosom X).

Pada individu jantan hanya dijumpai 1 buah kromosom X, sedangkan 1 buah lagi adalah kromosom Y yang berbentuk bengkok. Karena pada manusia inti sel tubuhnya mengandung 46 buah kromosom, terdiri atas 44 (22 pasang) autosom dan 2 (1 pasang kromosom-X) sehingga formula kromosom untuk orang perempuan adalah 22AA + XX atau ditulis 46A + XX atau 46,XX.

Seorang laki-laki memiliki 22 pasang autosom + 1 kromosom X + 1 kromosom-Y sehinggaformula kromosom untuk orang laki-laki adalah 22AA + XY atau ditulis 46A + XY, atau 46, XY.

Jumlah kromosom setiap species memiliki jumlah kromosom tertentu. Species yang memiliki jumlah kromosom yang sama atau hampir sama tidak menggambarkan bahwa species -species tersebut memiliki banyak kesamaan ciri atau berkerabat dekat.

Misalnya antara padi dan pinus sama -sama memiliki 24 kromosom (12 pasang) tetapi keduanya memiliki ciri-ciri yang jauh berbeda. Demikian pula antara kucing dengan Hydra yang sama-sama memiliki 32 kromosom.

Apalagi antara bawang merah dengan Planaria (cacing pipih) yang sama-sama mempunyai 16 kromosom.

Kromosom-kromosom yang disusun dan diurutkan berdasarkan ukuran dan bentuknya, maka akan diperoleh suatu gambaran yang disebut karyotype. Karyotype berasal dari kata karyon yang berarti inti dan typos yang berarti bentuk.

Karyotype ini dapat menggambarkan karakter-karakter kromosom yang dipelajari yang meliputi jumlah kromosom, panjang lengan pendek kromosom (p) panjang lengan panjang kromosom (q), panjang absolute kromosom (p+q), nilai indeks sentromer (IS) atau HNPS (Harga Numerik Posisi Sentromer), rasio pasangan kromosom absolute terpanjang dan terpendek ( R ), ukuran dan letak satelit, dan formula karyotype.

Analisis karyotype mempunyai peranan yang penting dalam menetapkan keaslian suatu populasi, menerangkan sejarahevolusi, diagnosis kelainan genetik, dan lain sebagainya.

  1. Jenis-Jenis Kromosom Berdasarkan Letak Sentromernya

Berdasarkan Posisi sentromer kromosom dibagi menjadi empat jenis berdasarkan posisi sentromer. Keempat jenis tersebut adalah sebagai berikut :

  • Telosentrik Kromosom

Juga dikenal sebagai jenis monarchial kromosom, mereka memiliki sentromer yang terletak menjelang akhir kromosom. Dengan demikian, kromosom telosentrik memiliki penampilan berbentuk ‘batang’.

Dalam beberapa kasus, telomeres memperpanjang dari kedua ujung kromosom. Kromosom telosentrik tidak hadir pada manusia.

  • Akrosentrik Kromosom

Lokasi sentromer dalam kromosom akrosentrik adalah subterminal. Hal ini menyebabkan lengan pendek kromosom untuk menjadi benar-benar pendek sehingga sangat sulit untuk mengamati.

  • Submetasentrik Kromosom

Lengan kromosom submetasentrik dikatakan tidak sama panjangnya. Hal ini karena kinetokor hadir dalam posisi submedian. Hal ini menimbulkan bentuk ‘L’ dari kromosom submetasentrik.

  • Metasentrik Kromosom

Kromosom metasentrik memiliki sentromer yang terletak antara kedua lengan. Ini memberikan kromosom khas ‘V’ bentuk yang terlihat selama anafase tersebut. Echinodermata Lengan kromosom ini kira-kira sama panjang. Dalam sel-sel tertentu, fusi dari dua kromosom akrosentrik menyebabkan pembentukan kromosom metasentrik.

Sentromer (kinetokor) merupakan bagian kepala kromosom yang berfungsi mengatur pergerakan kromosom pada waktu pembelahan mitosis. Bagian lengan kromosom terdiri atas selaput benang-benang kromosom atau benang nukleosom.

Pada nukleo- som inilah terdapat gen-gen yang dibangun oleh molekul DNA. Pada setiap spesies, makhluk hidup yang berinti (eukarion) mengandung sejumlah kromosom yang tetap.

  1. Jenis-Jenis Kromosom Berdasarkan Jumlah Sentromernya

Jumlah sentromer hadir pada bantuan kromosom dalam menentukan jenis kromosom. Jenis kromosom yang berbeda berdasarkan jumlah sentromer adalah sebagai berikut :

  • Acentric Kromosom

Kromosom acentric adalah mereka yang tidak memiliki sentromer, yaitu, sentromer ini benar-benar hadir pada kromosom. Kromosom ini diamati karena efek dari kromosom-melanggar proses seperti iradiasi.

  • Monocentric Kromosom

Kromosom monocentric adalah mereka yang mengandung sentromer tunggal. Jenis kromosom hadir di sebagian besar organisme. Kromosom monocentric bisa disebut akrosentrik, jika sentromer terletak di ujung kromosom.

Jika sentromer terletak menuju pusat itu disebut kromosom metasentrik. Kromosom telosentrik adalah mereka yang sentromer hadir di akhir kromosom ini.

  • Disentrik Kromosom

Kromosom disentrik adalah mereka yang memiliki dua sentromer yang hadir pada lengannya. Coelenterata Kromosom ini terbentuk setelah dua segmen kromosom dengan sentromer masing-masing, yang menyatu ujung ke ujung.

Hal ini menyebabkan mereka kehilangan fragmen acentric mereka, yang menyebabkan pembentukan kromosom disentrik.

  • Polisentris Kromosom

Kromosom polisentris adalah mereka yang mengandung lebih dari dua sentromer. Kromosom ini sangat umum pada tanaman, misalnya, Adder’s-lidah pakis.

Demikian Pembahasan dari kami tentang Pengertian Kromosom : Bagian dan dan Jenis, semoga Bermanfaat jangan lupa di share sobat WebCheker.Me