Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

3 min read

Pengertian Teks Editorial

Pengertian Teks Editorial

Teks editorial merupakan sebuah teks yang berisi sebuah pendapat pribadi individu atau seseorang terhadap sebuah isu/masalah aktual.

Isu atau masalah tersebut bisa meliputi masalah politik, sosial, maupun itu masalah ekonomi yang mempunyai hubungan dengan secara signifikan dengan politik.

Meskipun begitu Pengungkapan teks tersebut harus juga didasari dan dilengkapi dengan bukti, data / fakta, maupun alasan yang logis dan bijak agar pembaca atau pendengar dapat menerimanya dengan baik dan bijak juga.

Lantas apa tujuan dari Teks Editorial atau Opini. Teks editorial yang dibuat oleh tim redaksi terdapat informasi yang bermacam-macam dan belum tentu kebenarannya.

Oleh sebab itu, siswa diharapkan mampu membedakan fakta dan opini pada tajuk rencana agar dapat menyaring informasi yang dibaca dengan baik.

Teks editorial lebih menonjol pada surat kabar dibandingkan dengan apa yang ada pada radio dan televisi. Selain itu, umur dari teks editorial ini masih cukup baru yang baru ditemukan pada seabad lalu di Amerika.

Pada teks editorial ini biasa terdapat pada surat kabar yang terletak di halaman opini dan umumnya ditulis oleh pemimpin redaksi surat kabar yang bersangkutan.

Yang dimaksud dengan tajuk rencana adalah sikap, pandangan atau pendapat penerbit tentang masalah yang ramai dibicarakan masyarakat, yang opininya berisi pendapat dan sikap resmi sebagai media institusi penerbitan tentang persoalan aktual, fenomenal atau kontroverlsial yang berkembang ditengah masyarakat.

Menulis teks editorial yang dilakukan oleh pihak redaksi biasa diasumsikan atau dikatakan mewakili redaksi sekaligus sehingga teks editorial merupakan cerminan pendapat dan sikap resmi media yang bersangkutan.

Dalam membuat teks editorial tidak boleh asal, sebab membutuhkan situasi dan kondisi yang dipengaruhi dari peristiwa atau kejadian pemberitaan yang berlangsung setiap hari.

Selain itu, syarat lain menulis Teks Editorial yang perlu diperhatikan adalah dalam membuat teks editorial tidak boleh mengupas kejadian yang telah lama berlangsung.

Teks Editorial Menurut Para Ahli

Adapun pendapat para ahli tentang apa yang dimaksud dengan definisi teks editorial yang dapat penulis himpun adalah:

  • Menurut Dja’far H. Assegaf

Menurut Dja‟far H. Assegaf (dalam Syamsul; 2005: 89), yang dimaksud dengan teks editorial adalah “mahkota”. atau bahwa teks editorial adalah mahkota surat kabar atau majalah.

  • Menurut Syarifudin

Menurut Syarifudin (dalam Yunus; 2010: 34) yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan pengertian teks editorial atau tajuk rencana adalah opini atau pendapat atau sikap resmi suatu media sebagai insitusi penerbitan terhadap topik aktual, fenomenal, atau kontroversial yang menjadi perhatian masyarakat.

Tajuk atau editorial pun dapat menjadi simbol visi dan karakter lembaga media yang menyampaikan tajuk atau editorial tersebut.

  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut pendapat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teks editorial merupakan suatu gagasan, ide ataupun pendirian seseorang yang ditulis melalui kaidah kebahasaan teks opini, sehingga apa yang dikemukakan akan mampu memberikan wawasan dan bisa memberikan dampak bagi seseorang yang membacanya.

Fungsi Teks Editorial

  • Mengajak pembaca untuk mengikuti argumen penulis.
  • Mengajak masyakarat untuk melihat suatu permasalahan dari sisi yang berbeda.
  • Memberikan informasi yang tidak banyak dipublikasikan lembaga pemerintah.
  • Menyuarakan isi hati atau pendapat seseorang atas suatu permasalahan atau kasus.
  • Menyebarkan informasi penting dan faktual terkait suatu masalah dengan penyampaian yang menarik dan lugas.

Struktur Teks Editorial

  1. Pendahuluan

Pendahuluan berisi pembukaan topik permasalahan yang akan dibahas.

  1. Isi

Isi adalah inti dari permasalahan yang sedang dibahas.

  1. Kesimpulan

Kesimpulan berisi penyataan akhir dan rangkuman dari teks yang dibuat.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

  1. Adverbia

Adverbia merupakan kata yang merujuk pada pemberian keterangan terhadap kata yang lain. Adverbia yang digunakan pada teks editorial adalah adverbia frekuentatif atau kata keterangan.

Kosa kata untuk adverbia frekuentatif meliputi: sebagian besar waktu, biasanya, jarang, kadang-kadang, sering, selalu, dan masih banyak lagi.

  1. Konjungsi

Ini bisa disebut dengan penghubung yang ada disebuah teks. Kata yang sering digunakan adalah dengan, serta, tetapi, namun, sedangkan.

  1. Verba Material

Verba ini merupakan verba yang merujuk untuk tindakan fisik seseorang atau keadaan tertentu. Contoh mengecek, meringankan, meyidang, meringkus, dan masih banyak lagi.

  1. Verba Relasional

Ini merupakan kata kerja yang tugasnya menghubungkan antara subjek dengan informasi lainnya.

  1. Verba Mental

Ini merupakan kata yang mendefinisikan sudut pandang atau persepsi, afeksi, dan kognisi. Contohnya adalah melihat, merasakan, mendengar, mengerti, khawatir, dan masih banyak lagi.

Jenis Teks Editorial

  1. Penjelasan atau penafsiran

Penulis sering menggunakan artikel atau teks editorial untuk menjelaskan sebuah subjek atau objek yang sensitif atau kontroversial.

  1. Mengkritik

Teks editorial ini secara konstruktif mengkritik tindakan, keputusan, atau situasi sambil memberikan solusi untuk masalah yang diidentifikasi.

  1. Membujuk

Teks editorial persuasi bertujuan untuk segera melihat solusinya, bukan masalahnya..

  1. Pujian

Teks editorial ini memuji orang dan organisasi atas sesuatu yang dilakukan dengan baik. Jenis yang keempat ini sedikit jarang digunakan.

Ciri – Ciri Penulisan Teks Editorial

  • Pendahuluan, isi, dan kesimpulan seperti kisah berita lainnya.
  • Penjelasan obyektif tentang masalah tertentu, terutama masalah yang kompleks.
  • Sudut berita tepat waktu.
  • Pendapat bisa dari sudut pandang yang berseberangan yang menyangkal langsung masalah yang sama yang dialamatkan penulis.
  • Pendapat penulis disampaikan secara profesional.
  • Solusi alternatif untuk masalah atau masalah yang sedang dikritik.
  • Kesimpulan yang solid dan ringkas yang kuat saat merangkum opini penulis.

Manfaat Teks Editorial

  • Membuka pandangan baru untuk pemerintah, orang, atau lembaga yang bersangkutan.
  • Memangkas dominasi propaganda yang disebar pemerintah.
  • Menampung aspirasi masyarakat
  • Mengkritik seseorang, lembaga, atau pemerintah dengan jalan yang legal.

Tips menulis Teks Opini yang Baik dan Menarik

  • Pilih topik penting yang memiliki sudut pandang berita saat ini.
  • Kumpulkan informasi dan fakta.
  • Nyatakan pendapat penulis secara jelas dengan cara menyajikan penjelasan yang menarik.
  • Jelaskan masalah ini secara objektif.
  • Berikan sudut pandang yang berlawanan dengan kutipan seseorang dan argumen seseorang yang belum jelas kebenarannya.
  • Sanggah (tolak) pihak lain dan kembangkan kasus yang ditulis menggunakan fakta, detail, angka, dan kutipan.
  • Memberikan poin oposisi.
  • Ulangi frase kunci untuk memperkuat ide ke dalam pikiran pembaca.
  • Berikan solusi yang realistis untuk masalah yang melampaui pengetahuan umum.
  • Bungkus dengan penutup yang menyatakan kembali mengenai pendapat penulis.

Demikian pembahasan dari kami tentang Teks Editorial : Fungsi dan Struktur secara lengkap dan jelas, semoga bermanfaat jangan lupa di share sobat WebChecKer.Me

Unsur Unsur Drama

GuruKu
4 min read

Cara Menyusun Dialog

GuruKu
3 min read

Contoh Karangan Argumentasi

GuruKu
5 min read